Senin, 15 Mei 2017

Ennichisai, little Tokyo in Jakarta

Ennchisai merupakan Event tahunan di jakarta yang sudah memasuki ke tahun delapan, yang diselenggarakan di Jakarta tiap tahunnya. Ennichisai diadakan dengan tujuan pertukaran kebudayaan Jepang dan Indonesia. Ennichisai sendiri dimulai pada tahun 2000 hasil kerjasama expatriat Jepang dengan mahasiswa satra Jepang yang ada di Indonesia. Tidak disangka sambutan event ini sangat besar dan jadi ajang tahunan.

pawai keliling yang ditungu tungu


foto acara pawai keliling event

numpang narsis

Tidak perlu jauh jauh datang ke Jepang untuk menikmatinya dinegeri sendiri juga bisa. Ennichisai merupakan event tahunan telah diakui sebagai event tahunan yang wajib dikunjungi selain mendapatkan pengetahuan seputar kebudayaan Jepang tema event kali ini adalah challenge “nanakorobi yaoki” yang memiliki arti tujuh kali jatuh, delapan kali bangun, dengan harapan menjadi symbol pantang menyerah dalam segala aspek kehidupan dalam meraih keberhasilan. Ennchisai festival tahunan identik dengan “japan shopping distric festival” segala yang berkaitan dengan kebudayaan Jepang tersedia, boots, performance tarian tradisional, sampai cosplayer. Ennichisai festival tahun ini diselenggarakan pada tanggal 13 – 14 Mei 2017 diperkirakan dihadiri lebih dari 300.000 pengunjung diramaikan oleh lebih dari 100 stand makanan dan minuman serta boots cantik menjual aneka merchandiser.
Ennichisai kali ini terdiri dari 2 main panggung, tradisional dan modern culture. Tradisional stage memperkenalkan budaya jepang serta Indonesia culture memperkenalkan budaya Indonesia yang sesungguhnya. Tradisional stage terdiri dari stage performance dan street performance meliputi “mikoshi”,“wadaiko”,”Eisa”,”Shamisen”,”Koto”,”YosaikoContest”,”NihonBuyou”,“OiranDochu”, “Shishimai”.

Bagi pecinta Jepang diharapkan tidak melewatkan event ini selain bisa merasakan situasi berada Jepang di negeri seniti, dapat menikmati makanan, merchandise dekorasi, tarian, parade, cosplayer bisa berfoto ria secara gratis.

berfoto ria dengan para cosplayer
Sekian cerita ku mengenai event kemarin, see you again next year dengan cerita dan tema yang berbeda. Bye bye ^^

Jumat, 10 Februari 2017

Wet N Wild MEGAGLO ILLUMINATING PALLETE ECLAIRAGE

Wet N Wild MEGAGLO ILLUMINATING PALLETE ECLAIRAGE, siapa sih yang tidak mengenal produk highlight wet n wild yang satu ini. Hasil finishing make up saat ini lagi nge hits yang namanya highlighter, klo aku sendiri memang lebih nyaman menggunakan highlighter disela blush on.

Tampilan Wet N Wild MEGAGLO ILLUMINATING PALLETE ECLAIRAGE aku pikir pertama kali packnya kecil ternyata lumayan besar dengan berat net 11.5 gr. Pas lah untuk pemakaian beberapa bulan ke depan.

Shadenya sendiri terdiri dari empat warna, light cream, light pink, pink and gold wuihhh warna warna yang bagus banget untuk pilihan pemakaian finisihing di wajah.

INGREDIENTS :

1. Synthetic fluorphlogopite, talc, nylon-12, mangnesium myristate ethyl macadamiate, dimethicone, polybutane, trimethysiloxysilicate, phenoxyethanol, lauroyl lysine, capryiyl glycol, hexylene glycol, ethyhexyglycerin. tocopherol, o - cymen - 5, mica titanium dioxide, iron oxides, maganese violet, red 40 lake, ultramarines, carmine

Yang paling aku suka Wet N Wild MEGAGLO ILLUMINATING PALLETE ECLAIRAGE tertulis NOT TESTED ON ANIMAL. Oh ya aku beli disalah satu online shop di Jakarta harganya dibawah Rp. 100.000, Sayangnya untuk pabrikannya made in china. Of course mungkin pabriknya juga berproduksi di China bukan di Amerika. Well no problem ya selama kulitasnya bagus.



Sekarang kita liat hasil aplikasinya, kalo menurut aku Wet N Wild MEGAGLO ILLUMINATING PALLETE ECLAIRAGE lebih bagus dan tahan lama sebelumnya diaplikasikan ada baiknya menggunakan primer terlebih dahulu terbukti lebih tahan lama dan menempel ketimbang tidak menggunakan primer. Pict dibawah 1 with flash dan pict 2 no flash.




Ladies sekarang saatnya tampil beda dengan menggunakan Wet N Wild MEGAGLO ILLUMINATING PALLETE ECLAIRAGE. Aku rekomended untuk Wet N Wild MEGAGLO ILLUMINATING PALLETE ECLAIRAGE. Untuk produk dapat juga di beli di store terdekat seperti guardian dan harganya tidak menguras kantong. So, tunggu review make up berikutnya. See ya 

Kamis, 09 Februari 2017

REVIEW MAKE UP ETUDE ZERO SEBUM DRYING POWDER


Ladies 2 bulan lalu aku beli produk ETUDE ZERO SEBUM DRYING POWDER, Sebelumnya aku liat review di beberapa blog tentang manfaat produk satu ini. Well langsung saja, produk ini pada dasarnya adalah bedak tabur secara kasat mata berwarna putih, tapi lebih dikenal sebagai bedak transparan.

Tampilan luar dari ETUDE ZERO SEBUM DRYNG POWDER sendiri. Powder ini lebih cocok untuk kulit cenderung berminyak. Setelah diaplikasikan pemakaian powder menggunakan foundation bisa tahan sampai 5 jam, AMAZINGG tanpa minyak kecuali dibagian hidung ku yang pada dasarnya emang ladang minyak hihihi.


Untuk expired sendiri sudah tertera di bagian belakang produk ini, tertulis 24 M yang artinya powder ini bertahan 24 bulan setelah powder ini dibuka atau digunakan. Ingat ya ladies ini bisa jadi bahan acuan penggunaan make up.

Kemasan ETUDE ZERO SEBUM DRYNG POWDER berwana putih dan mint, powder sangat soft setelah di palikasikan walaupun berwarna putih, ladies tidak perlu khawatir karena setelah di blend dijamin tidak akan keputihan karena akan menyesuaikan dengan warna kulit. Wanginya mint dan tidak menyengat. HOREEE

ETUDE ZERO SEBUM DRYING POWDER sudah tersedia dengan puff dan seal lubangnya yang akan mempermudah mengeluarkan powder tanpa harus tumpah tumpah ( sayang kalo tumpah tumpah )

Walaupun isi ETUDE ZERO SEBUM DRYING POWDER ini hanya 6 gr, hingga pemakaian 2 bulan masih awet dengan pemakaian tipis tipis sudah cukup worth it. Aku akan repurchase lagi powder ini jika sudah habis. Aku rekomended deh ETUDE ZERO SEBUM DRYING POWDER yang mau tampil flawless tanpa minyak. Cocok digunakan untuk kondisi apa pun. Untuk pertanyaan atau order bisa langsung add line dan Instagram @findaddicted harga kisaran Rp. 120.000.


Senin, 06 Februari 2017

Sepenggal Kisah Dari Kota Kecil Bernama Blora


Ditemani rintik rintik hujan, rasanya sudah cukup lama aku tidak menulis di blog kesayangan. Karena kesibukan kerja, kuliah dan belum ada bahan untuk ditulis. Perkenalkan nama ku Finda, walau aku lahir di ibu kota yaitu Jakarta dengan bangga aku akan mengatakan aku berasal dari Blora. Yah Blora sebuah kota kecil yang sebagian penduduk Jakarta tidak begitu familiar dengan nama tersebut, lebih mengenal kota Semarang atau lainnya.

Sebelumnya aku akan jelaskan asal usul nama Blora sendiri,











Kabupaten Blora (bahasa Jawa: Hanacaraka ꦨ꧀ꦭꦺꦴꦫ​) adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Blora, sekitar 127 km sebelah timur Semarang. Berada di bagian timur Jawa Tengah, Kabupaten Blora berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur.

Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati di utara, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur) di sebelah timur, Kabupaten Ngawi (Jawa Timur) di selatan, serta Kabupaten Grobogan di barat.
Blok Cepu, daerah penghasil minyak bumi paling utama di Pulau Jawa, terdapat di bagian timur Kabupaten Blora.

Wilayah Kabupaten Blora terdiri atas dataran rendah dan perbukitan dengan ketinggian 20-280 meter dpl. Bagian utara merupakan kawasan perbukitan, bagian dari rangkaian Pegunungan Kapur Utara. Bagian selatan juga berupa perbukitan kapur yang merupakan bagian dari Pegunungan Kendeng, yang membentang dari timur Semarang hingga Lamongan (Jawa Timur). Ibukota kabupaten Blora sendiri terletak di cekungan Pegunungan Kapur Utara.

Separuh dari wilayah Kabupaten Blora merupakan kawasan hutan, terutama di bagian utara, timur, dan selatan. Dataran rendah di bagian tengah umumnya merupakan areal persawahan.

Sebagian besar wilayah Kabupaten Blora merupakan daerah krisis air (baik untuk air minum maupun untuk irigasi) pada musim kemarau, terutama di daerah pegunungan kapur. Sementara pada musim penghujan, rawan banjir longsor di sejumlah kawasan.

Kali Lusi merupakan sungai terbesar di Kabupaten Blora, bermata air di Pegunungan Kapur Utara (Rembang), mengalir ke arah barat melintasi kota Purwodadi yang akhirnya bergabung dengan Kali Serang.

Berdasarkan tutur bahasa Jawa, dialek bahasa Jawa Blora merupakan bahasa pergaulan dan termasuk tataran ngoko atau bahasa kasar. Jadi, di daerah Blora tataran Krama (halus) maupun Madya (biasa, campuran krama dan ngoko) tetap digunakan selain tataran dialek pergaulan ngoko kasar tersebut.

Madya adalah salah satu tingkatan bahasa Jawa yang paling umum dipakai di kalangan orang Jawa. Tingkatan ini merupakan bahasa campuran antara ngoko dan krama, bahkan kadang dipengaruhi dengan bahasa Indonesia. Bahasa madya ini mudah dipahami dan dimengerti.

Bahasa yang digunakan di daerah kabupaten Blora adalah bahasa Indonesia dan bahasa Jawa Blora dalam tingkat tutur ngoko, madya maupun krama oleh penggunanya masing-masing.

Kabupaten Blora terdiri atas 16 kecamatan yang dibagi lagi atas sejumlah 271 desa dan 24 kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Blora. Di samping Blora, kota-kota kecamatan lainnya yang cukup signifikan adalah Cepu, Jiken, Ngawen, Randublatung, dan Kunduran.

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Blora


Wisata kuliner :


1. Lontong tahu blora

Pasti semua sudah mengenal makanan yang satu ini. Selain enak juga harga pas dikantong 1 porsi diharga Rp. 8000. Setiba dirumah aku langsung cussss ke pasar yang terletak di dekat alun alun untuk menikmati lontong tahu blora. Untuk tempat sendiri aku rasa hampir semua ada yang jual dan rata rata enak loh. Jadi ini rekomended untuk urusan rasa, harga dan cara meraciknya sendiri masih tradisional. Hmmmm,,lekerrr




2. Sate Blora




Mungkin para pembaca sudah sering mendengar dan mencoba makanan sate, Sate yang kita kenal sama seperti lainnya Namun berbeda dengan sate blora sendiri, entah mengapa aku merasakan sendiri rasanya sangat khas dan berbeda dengan kuah berwarna orange kecoklatan yang berasal dari sisa rebusan daging ayamnya sendiri. Eiitsss untuk rasa dan harga dijamin ga bikin kantong jebol. Andalan sate blora ini adanya di tempat makan sate blora yang terkenal dekat pasar / alun alun kota blora. Tinggal dipilih mau yang mana hihihi

3. Sempol




Pertama kali melihat nama ini ketika sedang jalan jalan ke alun alun, tanpa sengaja ku tertuju dengan tulisan bernama " SEMPOL BALADO". Langsung tanpa ragu menghampir sang penjual, ga panjang lebar langsung aku tanya berapa harganya walau harga sudah dipampang jelas di kaca. Maklum ndesoo, disela sela penjual kebetulan digantikan oleh istrinya yang sebelumnya suaminya yang melayani.



Pertanyaan dan keingintahuan ku muncul, apa itu sempol ? Sempol sendiri terbuat dari terigu yang dicampur daging dibentuk bola bola semacam bakso goreng jika di Jakarta. Pada saat proses digoreng setengah matang lalu terakhir di lumuri telur dan digoreng kembali. Tapi sumpahh rasa yang ini lebih enak berada baksonya dan sangat murah. Sempat muncul pertanyaan Ko murah sih pak, apa tidak merugi Ibu penjual menjawab harga disini rata rata Rp. 500, dan kebanyakan di jual di sekolahan. Karena kebetulan waktu aku beli pas libur natal. Di Jakarta belum ada yang jual seperti ini, palingan telur gulung aja yang menggunakan mie bihun dibalut telur.

Untuk kalian yang berkunjung ke kota ini jangan lupa untuk dibeli ya. Penjualnya sangat ramah, melayani semua pertanyaan ku, maklum baru pertama kali liat makanan ini.

Wisata tempat :


1. Klenteng Hok Tik Bio



Foto ini aku ambil malam hari sepulang dari wisata kuliner di alun alun blora, maaf jika gambar kurang jelas. Klenteng ini berada di jalan pemuda no 38. Menurut sejarah klenteng ini berdiri sejak tahun 1890 dan menjadi klenteng tertua di Blora. Pada waktu melihat klenteng ini rasa kagum ku muncul. Disaat isu ras mulai hinggap ditengah masyarakat, dikota ini tidak terdengar masalah ras, agama dan golongan. Semua damai dan rukun dengan bermacam, suku, budaya dan agama. Untuk yang satu ini rekomended buatt kalian yang ingin explore ke kota blora dan klenteng ini dibuka untuk umum.

2. Rumah Dinas Bupati Blora







Keseruan dimalam terakhir mengunjungi Blora adalah rumah dinas bupati blora. Rumah dinas ini berada tepat diseberang alun alun kota blora. Dimalam terakhir ini aku menikmati jajanan, musik jalanan, serta melihat para penduduk sekitar yang lebih banyak menghabiskan waktu keluarga di alun alun. Bisa dilihat sendiri rumah dinas bupati sudah begitu rapih dengan tatanan yang apik sekali. Oh ya tempat ini juga dimanfaatkan pemuda sekitar menyalurkan hobi, terlihat seperti bmx, skateboard bahkan band.

Untuk menikmati waktu dan explore di kota ini tidak cukup hanya 2 hari. Maklum untuk liburan ku kali ini hanya 5 hari itu pun sudah dengan perjalanan yang memakan waktu sehari semalam pulang pergi. Rasanya ingin kembali tapi dengan libur dan persiapan transportasi yang matang. Maklum aku ini kreatif ( kere dan aktif ) hahaha.Mungkin sekian dulu cerita asal usul kota kelahiran dari ibu ku sendiri. Yang paling aku suka apa lagi kalau bukan explore tempat dan makanan yang rekomended banget.

Jujur aja terakhir aku kesana 5 tahun lalu, dan berbeda jauh dari sekarang. Sekarang kota ini lebih maju ramai, dan lebih hidup ketimbang sebelumnya. Oh ya yang paling sulit adalah masalah transportasi disana, jadi belum semua ke explore seperti wisata di daerah todanan dan lainnya.



Matusuwun